KESEDERHANAAN PENUH MAKNA
Desiran angin dimalam pekat kota Hujan, 6 Desember 2008 menyapa lembut pori-pori kulit. Malam menyelimuti langit yang hening. Bagi pribadi yang memahami arti bersyukur pada Sang Maha Indah suasana malam itu benar-benar indah. Malam itu seperti yang sudah diniatkan sebelumnya, HMPC Indonesia chapter Jabodetabokcik menggelar sebuah prosesi kopdar gabungan (kopdargab) dalam rangka gelaran bertajuk peringatan ultah HMPC Indonesia ke-5.
Semua perwakilan chapter di Jabodetabekcik hadir tanpa terkecuali. Larut dalam haru! HMPC tidak sedang berpesta pora yang kadang miskin makna, namun yang diusung justru kesederhanaan yang penuh makna. Sebuah ajang untuk mensyukuri dan menapaktilasi perjalanan selama berkegiatan di HMPC. Sekali lagi ingat jasmerah, jangan lupakan sejarah!. Sebuah perhargaan buat PENDIRI dan SELURUH ANGGOTA HMPC yang dengan peluh keringat tulus jadi garda depan bagi tegaknya panji-panji HMPC di Indonesia.
Gelaran diawali dengan pembacaan agenda acara yang telah disiapkan oleh Arul, sekda HMPC Indonesia wilayah Jabodetabekcik agar alur acara jadi terarah. Pembukaan diawali oleh Arul, lalu dilanjutkan dengan sambutan Bonsai perwakilan dari HMPC Pusat dan dilanjutkan dengan doa. “Kita di HMPC berusaha untuk hilangkan ada junior dan yunior, baru lama semua sama dipandang sama,” begitulah salah satu petikan sambutan Bonsai.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan Nana dan Ary Mom, dua orang perwakilan yang membidani kelahiran HMPC. Nana bercerita kalau HMPC awalnya sebuah community, lalu atas di inisitif beberapa orang diputuskan untuk berubah jadi club. “Kita mesti bersyukur karena HMPC punya AD/ART dan PPTO, karena belum tentu club lain punya itu,” ungkap Nana. Berikutnya Nana mengatakan dengan adanya banyak chapter di seluruh Indonesia, maka ketika kita berpergian ke sebuah tempat baru kita merasa tak asing lagi, karena banyak saudara. Ya, banyak saudara memang mengasyikan.
Lalu Ary Mom mengatakan ibarat sebuah keluarga besar HMPC, kerap tak luput diterpa riak gelombang perbedaan pendapat. Dengan begini kita jadi tahu apa keinginan masing-masing orang sehingga timbul penyikapan yang bijak dalam beraktivitas di HMPC. Hal ini mesti dimahfumi sebagai hal biasa. Justru hal inilah yang membuat organisasi menjadi dinamis. Buktinya HMPC sekarang memiliki banyak chapter di seluruh Indonesia. “Semangat guyup yang yang menjadi ciri HMPC mesti dipertahankan,” bilang Ary.
Berikutnya acara dilajutkan dengan kesan dan pesan perwakilan chapter. Ada beberapa catatan penting yang dikemukakan peserta kopdargab:
• Warga HMPC mesti bersyukur pada sang Maha Pemilik Nikmat, banyak chapter berarti banyak saudara. Jiwa nasiolianalis makin terjaga!
• Memahami dan mematuhi secara dasar isi AD/ART merupakan hal yang wajib dilakukan seluruh anggota, agar tercipta pesepsi sama dalam berkiprah dan berkegiatan di HMPC.
• Ajang Safety Riding Course yang menjadi salah satu pilar kegiatan HMPC mesti terus dipraktikan agar menyebar ke masyarakat umum. Targetnya aktivitas berlaluntas di jalan makin tertib dan aman. Mulailah dari diri sendiri!
• Dalam beraktivitas di HMPC, utamakan dahulu Sang Maha Satu. Lalu, perhatikan keluarga dan juga pekerjaan. Agar aktivitas di HMPC bukan menjadi beban, tapi jadi ringan.
• Jalinan untuk menebarkan bibit persahabatan dengan klub motor lain dan masyarakat wajib terus dijalankan.
Puncak acara dilanjutkan dengan perenungan yang dipandu oleh Arul yang juga Humas HMPCI. Semua peserta kopdargab berdiri menunduk membentuk lingkaran (ingat lambang HMPC yang ada lingkarannya yang berarti persatuan) agar tercipta komunikasi jiwa yang lebih erat. Inti pesan dari renungan ini adalah mengungkap dan mengucapkan rasa syukur pada sang Maha Pemilik Nikmat atas perjalanan HMPC yang memasuki tahun ke-5. Semua larut dan lebur dalam haru, semangat kerendahan membumbung tinggi menembus relung hati yang paling dalam. Tak ada amarah dan caci maki, semua merasa ini adalah bagian dari kelurga yang wajib dijaga keharmonisannya laksana warna oranye (keharmonisan, baca di di AD/ART) yang dipakai sebagai lambang HMPC.
Bagi saya inilah salah satu kopdargab terindah yang pernah saya ikuti. Benar-benar tanpa ingar-bingar pesta pora, namun kesederhanan dan kaya makna amat menonjol. Saya bermohon pada Sang Maha Pemegang Kunci Kesuksesan, agar setiap anggota HMPC dianungi sifat rendah hati dan menghindari sikap arogan di jalan. Dan lebih penting lagi bisa jadi tauladan atau contoh dalam berlalulintas di jalan. Sukses untuk HMPC Indonesia, jaga terus dan pertahankan rasa kekeluargaan yang sudah erat selama ini.
Daerah tergelap dalam mencari kebahagiaan dan keindahan, sebenarnya adalah daerah-daerah di dalam diri. Justru letak 'sumur'kebahagiaan yang tak pernah kering, berada di dalam. Tak perlu juga mencarinya jauh-jauh, karena 'sumur' itu berada di dalam semua orang. (Sumber: Tidak Diketahui)
Rahmat
HMPC 7-60
(Anggota yang dapat kecap surga kuliner di berbagai tempat lantaran aktivitas di HMPC. Nikmati telor asin asli Brebes, nikmatnya pindang ikan Palembang, nikmatnya makanan Pak Giek Semarang, nikmatnya teh Bandung, nikmatnya krupuk kemplang Lampung, nikmatnya asinan Bogor, nikmatnya makanan di warung Kalibata Jakarta, nikmatnya makan ketan Bekasi, dlll. Inilah Indonesia, kaya rasa dan karsa. Enggak nyesel deh! Hal yang terlihat kecil namun punya makna luar biasa).
Nb:
Terima kasih pada HMPC Chapter Bogor yang dengan semangat tinggi mencari tempat parkir yang luas untuk kopdargab, sehingga Megy-Megy dari Jabodetabekcik bisa berbaris leluasa.
Rabu, 10 Desember 2008
CATATAN KECIL DARI KOPDARGAB HMPC JABODETABEKCIK (PERINGATAN ULTAH HMPC KE-5)
Diposting oleh
Rachmad sadeli
di
09.51
0
komentar
Selasa, 25 November 2008
RAJAWALI PERAK TERUS MELANGLANG BUANA (SELAMAT UNTUK HMPC SUMEDANG DAN HMPC SALATIGA)


Sumber Foto Prinsip Rajawali: http://pakloh.blogspot.com
Sayap-sayap Rajawali Perak (lambang HMPC), terus melanglang buana. Kali ini yang disingahi dua chapter sekaligus, Chapter Sumedang dan Salatiga (22/11).
Wowwww Luar biasa, berarti secara resmi dua chapter jadi bagian HMPC Indonesia. Segenap jajaran anggota HMPC Chapter Depok mengucapkan salam takjub untuk dilaunchingnya HMPC Sumedang dan HMPC Salatiga yang dilaksanakan secara bersamaan. Semoga dengan beralih nama dari embrio jadi cahpter murni, HMPC Sumedang dan Salatiga semakin eksis, kobarkan semangat pertemanan tanpa pandang bulu pada sesama. MAJU terus HMPC Indonesia.
Semoga kita warga HMPC Indonesia, menjiwai makna yang terkandung dalam lambang atau logo HMPC.
Burung Rajawali bermakna Kekuatan
Lingkaran Bermakna Kesatuan dan Persatuan
Hitam bermakna keteguhan
Perak menunjukkann kecermelangan
Oranye bermakna Keharmonisan
Ya...Rajawali perak dengan kaki dan sayapnya yang kokoh terus melanglang buana, kini singgah secara resmi di Sumedang dan Salatiga. Jadilah Rajawali yang rendah hati, dan paling penting, sekali lagi paling penting, jadilah rajawali yang BERGUNA BAGI ORANG SEKITAR. Semoga Sang Maha Kuat beri kekuatan pada kita untuk terus kokoh berbuat baik dalam lapangan kehidupan ini. Amin, sekali lagi Amin!!!!
Rahmat
HMPC Depok 7-60
Diposting oleh
Rachmad sadeli
di
01.36
0
komentar
Sabtu, 22 November 2008
SEJARAH HMPC CHAPTER DEPOK
Tulisan dan penampilan foto ini di bawah ini, didedikasikan untuk mereka para pilar utama HMPC Depok diawal-awal berdirinya HMPC Depok. Mari kita tempatkan ketulusan mereka di tempat yang pas. Walau beberapa kini tak aktif, saya yakin hati dan pikiran mereka tetap ada ruang untuk HMPC Depok. Banyak kenangan indah terpatri dalam bingkai yang namanya pertemanan telah dilalui.
Buat yang kini tak aktif, kalau nanti ada kesempatan, berkumpulah sesekali dengan kami yang datang lebih belakangan (belia) pada acara kopdar atau acara di HMPC Depok, untuk sekadar mencurahkan atau mentransfer semangat ketulusan dalam berakiparah di HMPC Depok. Rasakanlah bahwa denyut pertemanan itu masih berhembus kuat. Jangan sungkan untuk berkumpul, jiwa semangat pertemanan yang telah bro tanamakan melalui bait-bait tatib yang bro sekalian buat masih kami pakai sampai sekarang. Semoga keringat tulus ikhlas bro sekalian yang menetes dari kulit diberi imbalan setimpal oleh Sang Maha Kasih. Dan semoga HMPC Depok tetap solid dan dinaungi kecerahan pemikiran dalam beraktivitas di lapangan kehidupan positif. Amin!
Rahmat
7-60
Saya haru ketika membaca postingan bro Tatan, mengucapkan selamat pada nggota baru HMPC depok yang baru dilantik beberapa waktu lalu. Buat bro Tatan, motor menciut he..he...bukan halangan untuk menengok warga HMPC Depok.
Keterangan Dua Foto di atas:
HMPC Depok at Tajur
Posted by erwin on Sep 12, '05 6:09 AM for everyone
HMPC Depok jalan-jalan ke Puncak, niatnya sih ke Cipanas... cuma 'dah di tengah jalan, gak sanggup naik lagi, laper cooyy.... Sesudah rest di Tajur, rombongan turun gunung ke Bogor, makan nasi goreng di Taman.. hehehe....
Foto dimabil dari http://erwinwp.multiply.com


TATAN, KETUA CHAPTER PERTAMA HMPC CHAPTER DEPOK
BINYO, KETUA CHAPTER KEDUA HMPC DEPOK
Berdirinya Honda Mega Pro Club (HMPC) Chapter Depok tak bisa dilepaskan dari beberapa orang anggota HMPC yang tinggal di Depok dan kerap kopi darat (kopdar) di HMPC Jakarta (di depan Bidakara, Pancoran). Beberapa anggota itu antara lain, Tatan, Dino, Maday, Dani, dan Erwin. Dari obrolan intensif beberapa orang itu tercetus untuk membentuk embrio HMPC Chapter Depok.
Alasan berdirinya chapter Depok menurut Erwin, berdasarkan pemikiran bahwa daerah Depok itu cukup luas, dan banyak populasi pengendara Megapro di Depok dan sekitarnya. Dan kebetulan waktu itu. tempat ngumpul di Bidakara itu sudah ditutup untuk nongkrong dan mesti mencari tempat baru..
Berdasarkan alasan itu, Tatan melakukan lobi untuk berdirinya embrio chapter Depok ke ketua harian HMPC, Ugly. Lobi berjalan lancar dan pembentukan embrio didukung dengan antusias besar ketua harian HMPC.
Setelah mendapat lampu hijau dari HMPC Jakarta, diusulkan untuk melakukan kopdar yang bertempat di depan sebuah kampus di Margonda (sekarang jadi Bank BNI). Kopdar pertama itu dimulai jam 16.00 sampai maghrib yang dihadiri Dinno, Tatan, Erwin, Maday, Ardy dan jumadi + Ali biker *chapter Bekasi. Setelah beberapa minggu berjalan anggota bertambah. Dimulai dari anggota yang juga kerap kumpul di Bidakara. Di antaranya Jumadi, Oki, dan Bimo.
Tepat 30 April 2005 diadadakan rapat di Pizza Hut, Pesona Khayangan, Depok. Peserta yang hadir Maday, Tatan, Erwin, Dino, Dani, Manto, Yudi F, dan Yudi H. Agendanya waktu itu, rencana pembentukan embrio, pembentuk pengurus, dan cara mencari anggota. Dari rapat itu diputuskan Tatan sebagai ketua embrio chapter, Dani divisi keuangan, Dino divisi.anggota, Erwin divisi turing, dan Yudi F divisi teknik.
Lalu atas usul Bimo, lokasi kopdar pindah ke depan rumah makan Sarimande. Di tempat baru ini diadakan rapat untuk membuat bendera, menyebarkan flayer, dan pembuatan kemeja. Ritual pakai kemeja berdampak pada kenaikkan jumlah anggota menjadi 20 orang. Pada kesempatan itu pula digulirkan adanya nomor anggota seperti yang telah dilakukan HMPC Chapter Bandung.
Waktu itu juga ada banyak pihak yang menginginkan HMPC Depok segera launching. Namun Tatan bersikeras ingin launcing setelah satu tahun. Alasannya ia ingin melihat perkembangan dari sisi jumlah anggotanya. Namun sebelum satu tahun launching, Tatan mengundurkan diri dari ketua embrio chapter lantaran waktu kerjanya dari sore sampai pagi.
Pada saat itu juga diadakan pemilihan ketua embrio chapter yang baru. Terpilihlah Jeffry Wagiu atau biasa disapa Binyo sebagai ketua embrio chapter dan Sumadi atau biasa dipanggil Maday sebagai wakilnya. Di bawah kepengurusan Binyo, waktu kopdar bergeser dari sore jadi malam. Dan tak berapa lama kemudian, tepatnya 29 April 2006 digelar prosesi launcing berdirinya HMPC Chapter Depok di depan rumah makan Sarimade. Lalu tepat pukul 00:15, 30 April 2006 lahiralah HMPC Chapter Depok.
Penulis: Rahmat 7-60
Sumber: Berdasarkan wawancara dengan Erwin dan Sumadi (Maday)
Diposting oleh
Rachmad sadeli
di
03.37
1 komentar
Label: tULISA
Senin, 17 November 2008
SRC=WAHANA MENCINTAI DIRI SENDIRI DAN ORANG LAIN
SRC=WAHANA MENCINTAI DIRI SENDIRI DAN ORANG LAIN
Dari Safety Rideing Course (SRC) gabungan
Jabodetabekcik yang dilaksanakan HMPCI Pusat di WTC Mangga Dua (16/11) saya
yang kebetulan hadir di acara itu amat bersyukur pada SANG MAHA MENGERTI lantaran memperoleh
beberapa pemahaman. Dan beberapa pemahan ini menimbulkan rasa, untuk tetap
beraktivitas positif yang makin berkobar di HMPCI. Berikut pemahan dan
inspirasi yang saya peroleh:
Saya ingin mengatakan
betapa dalam aksi safety riding, penyelamatan dan kenyamanan jiwa menjadi titik
fokus utamanya. Kalau sudah begini, maka SRC sama dengan sarana mencintai diri.
Mau contoh? Coba saja apa fungsi memakai helm kalau bukan sarana untuk
melindungi kepala jika kemungkinan terjadi kecelakaan.PAKAI HELM DENGAN BENAR, BERARTI KITA MENGHARAGAI ISI KEPALA KITA.
HELM ITU SEPERTI MAHKOTA, BERIKANLAH MAHKOTA YANG LAYAK UNTUK KESELAMATAN ISI
KEPAL KITA. Lalu, pengajaran teknik menikung yang tujuannya mengamankan anggota
tubuh secara aman ketika berbelok di sebuah tikungan. Berikutnya, teknik
mengerem yang tujuannya untuk mengontrol kendaraan dari kemungkinan kecelakaan
diri sendiri. Dari tiga contoh di atas, jelas ajang SRC merupakan WAHANA
MENCINTA DIRI.
Poin
penting lain, secara pribadi saya amat
bersyukur bisa ngobrol dengan teman-teman HMPCI yang selama ini bersua di dunia
maya. Kalau momen ini kerap dilakukan, saya pikir dapat jadi perekat lebih erat
untuk beraktivitas positif di HMPCI. Kita berbincang tentang website, tentang
aksi soial, kita bicara tentang bagimana memberdayakan anggota agar bisa aktif
berkomunikasi di dunia maya, dll.. Tapi lebih dari itu ada senyum merekah di
wajah-wajah tulus teman-teman yang hadir. Yang saya ajak ngobrol hampir
semuanya mengundang senyum tulus. Apalagi ketika kita makan dan duduk bersama,
ada rasa haru menyeruak. Paling senang, di acara itu cair dengan lelucon canda
penyegar gairah jiwa. Salut untuk
aktivitas SRC yang telah dirampungkan! !!!!
Selain dari aspek teknik berkendara,
turing, dll. Menurut pendapat saya, aspek atau materi tentang psikologi
berkendara (usul saja he..he….) wajib pula mendapat penekanan optimal. Karena
kemampuan safety riding yang bagus tanpa didukung pemahaman psikologi
(kejiwaan) berkendara, maka mudah saja terjadi dampak negatif. Dan bisa jadi
gara-gara kurang pemahaman psikologi berkendara, malah berakibat fatal baik
untuk perorangan maupun rombongan.
Khusus
untuk rombongan turing adalah sangat penting semua pihak mesti mempersiapkan
emosi agar tetap bisa terkontrol. Khusus bagi PETUGAS TURING seperti kapten
perjalanan, safety officer, dan sweeper adalah hal utama yang wajib memiliki
pemahaman psikologi berkendara. Karena yang dibawa bukan rombongan kerbau yang
bisa dicucuk hidungnya tapi ROMBONGAN MAHLUK BERPIKIR DAN MEMILIKI KEPEKAAN
RASA.
Jadi adalah sangat
berbahaya (menimbulkan perpecahan) memilih seorang captain road yang punya
sifat PEMARAH tak mudah dikontrol. Kemarahan demi kebaikan, kadang kalau penyampainnya salah malah
kontraproduktif, utamanya bagi pihak yang yang tak memahami ilmu psikologi.
Benar tujuannya, penyampaianya salah, malah mengundang tak simpati. Malah orang
melihat si pemarah itu terkesan arogan.
Jadi adalah sangat
penting sebuah rombongan dipimpin oleh petugas turing yang bijaksana (memahami
orang lain dan tak mudah menjustifikasi salah dan benar, tapi berpikir dahulu
sebelum berkata). Menurut Kahlil
Gibran, Bijaksana=Hati seluas samudera tak bertepi (selalu berpikir positif)
Lalu, egoisme pengin ngebut petugas mesti
ditahan demi menjaga harmoni barisan turing. Kalau memang mau ngebut itu
benar-benar dilakukan lantaran yakin bahwa semua anggota rombongan sudah dicek
dalam kondisi siap ngebut (di sini kuncinya adalah komunikasi psikologi) dan
jalan benar-benar aman untuk dilalui..
Karena SRC ini dalam
prakteknya untuk aktivitas harian, untuk
semua peserta saya pikir, masalah pemahaman psikologi berkendara harian wajib
pula diberikan. Karena ketika berkendara harian yang dihadapi banyak orang dan
latar belakang berbeda. Dan sekali lagi adalah sangat penting sesorang
menghindari sifat mudah MARAH/EMOSI. Makanya, ketika berkendara, usahakan
pikiran rileks atau jauhi sifat MARAH. Karena sifat marah ini cenderung
menghasilkan pemikiran irasional. Masalah sepele saja kita bisa memaki.
Contohnya, tanpa sengaja di kemacetan,
jalan kita dipotong orang, lalu kita MARAH-MARAH dan meluncurkan bait-bait kata
dengan nada TINGGI plus kasar pula. Lalu lantaran orang yang memotong jalan itu
harga dirinya terluka dan menggangap kita tak sopan, malah marah balik MARAH.
Terjadilan perckecokan, kalau keduanya tak saling ngalah. Waktu terbuang,
rencana banyak terganggu, kita dibayangi kejadian tersebut.
Coba kalau kita gunakan
teguran yang sopan dan dengan senyum, bisa jadi orang yang diberitahu TAK JADI
MARAH, malah bisa jadi meminta maaf dan bilang terima kasih. Kalau terjadi
ribut dapat dikatakan sifat arogan (tak
saling mengalah) bakal muncul pada kedua orang ini, karena sama-sama MARAH.
Enggak mau kan di bilang arogan? Makanya mari kita perkuat memori kita dengan
hal positif agar pancarannya juga diterima BANYAK ORANG DENGAN POSITIF Nah
kalau aksi safety riding dan pengetehuan aspek psikologi ketika berkendara
dipahami maka OTOMATIS KITA MENCINTA DIRI SENDIRI DAN ORANG LAIN.
Tak lupa saya sampaikan, salam salut untuk HMPC Chapter Depok yang hadir dengan 21 Anggota. Dan salut pula buat anggota yang mengikut SRC. Semoga pelajarannya dapat berguna ketika turing, maupun aktivitas harian.
Rahmat
HMPC Depok
7-60
*** Postingan ini saya
dedikasikan untuk bikers yang ingin melibas jiwa arogan (ingin menang, sendiri
dan marah tak pada tempatnya). Dan yang mengontrol emosinya walau kondisi
dirinya sedang banyak masalah, semua dilakukan demi harmoni dengan banyak
orang. Tak lupa ungkapan kata SALUT buat tim div. Turing pusat yang memberikan
materi SRC dengan semangat kuat walau terik matahari menelusup pori-pori kulit.
Semoga aksi ini terus berlanjut. Bangga rasanya beraktivitas di HMPCI. BRAVO HMPCI.
_
Diposting oleh
Rachmad sadeli
di
19.59
0
komentar
Kamis, 13 November 2008
MASUKAN UNTUK KALENDER 2009 HMPC DEPOK
Berdasarkan kiriman desain kalender dari Adit (mantan Div. Anggota HMPC), saya juga coba kutak-katik photoshop dengan menempatkan foto aktivitas HMPC Depok dan sedikit desain dari saya (masih belajar he..he...). Mudah-mudahan bermanfaat. Nih, contoh-contoh kalender masukan buat Div. Usaha HMPC Depok:





Rahmat
HMPC Depok 7-60
Diposting oleh
Rachmad sadeli
di
13.28
0
komentar
Rabu, 12 November 2008
SRC GABUNGAN JABODETABEKCIK DI WTC MANGGA DUA
Bro, berikut ini pemberitahuan dari Div. Turing Pusat berkaitan acara SRC Gabungan Se-Jabodetabekcik:
Bersama ini kami sampaikan bahwa HMPC Pusat akan melaksanakan SRC
(Safety Riding Course) untuk Chapter JaBoDeTaBekCi Lanjutan yang Insya
Allah akan dilaksanakan pada :
Tempat : Pelataran Parkir WTC Mangga Dua
Tanggal Pelaksanaan : 16 Nopember 2008
Hari : Minggu
Waktu Pelaksanaan : 08.00 WIB
Untuk keterangan dan informasi selanjutnya akan disounding via KaDiv Touring Chapter masing2.
Demikian, terima kasih.
ACC - Bro Bonsay (KaDiv Touring HMPC Pusat)
Diposting oleh
Rachmad sadeli
di
14.24
0
komentar






